Daftar Penting Perlengkapan P3K dan Fungsi-Fungsinya


Perlengkapan P3K adalah pertolongan pertama pada kecelakaan. Perlengkapan ini termasuk hal paling penting yang harus kamu lakukan saat kecelakaan ringan ataupun berat. Manusia tentunya tidak akan pernah terlepas dari penyakit ataupun bahaya. Bahkan rumah saja tidak cukup untuk menjadi tempat perlindungan paling aman.

Selalu saja ada resiko yang mengancam keselamatan kamu dan keluarga. Namun lain halnya jika kamu sudah memiliki stok perlengkapan P3K lengkap. Tentunya kamu akan lebih siap membantu keluarga saat terjadi bahaya ataupun kecelakaan tersebut. Kali ini Klikasuransiku akan membahas komponen perlengkapan dalam P3K yang harus kamu miliki.

Daftar Perlengkapan P3K


Daftar Perlengkapan P3K


P3K merupakan bagian dari upaya perawatan serta pertolongan sementara bagi korban kecelakaan sebelum memperoleh pertolongan. Pada dasarnya pertolongan ini sifatnya hanya mencegah saja. Namun, bisa juga mengobat apabila korban memang tidak terluka parah.

Perlengkapan P3K bisa digunakan mencegah terjadinya infeksi, meredakan rasa sakit, serta mencegah tingkat kecacatan lebih parah. Sehingga kesembuhan korban pun bisa disegerakan. Berikut daftar perlengkapan P3K yang harus disediakan dan fungsinya masing-masing.

1. Sarung Tangan Steril

Keselamatan diri tetap terjaga meskipun kamu tidak sedang menangani atau mengobat orang lain. Sarung tangan steril ini berfungsi mencegah agar tidak terinfeksi virus dan bakteri saat melakukan perawatan pada korban.

Sehingga infeksi dan penularan kuman pun juga bisa dicegah. Sebaiknya kamu gunakan sarung tangan Sensi Gloves. Sarung tersebut terbuat dari karet alami (latex). Namun sifatnya hanya sekali pakai saja.

2. Kasa Steril

Kasa atau kain steril adalah kasa yang sudah berada dalam keadaan steril dan dapat digunakan sebagai penutup dan pembersih luka. Kasa ini bisa kamu dapatkan dalam berbagai ukuran seperti 5 cm dan 10 cm.

3. Obat-obatan

Kamu juga harus menyiapkan obat-obatan untuk penyakit yang biasanya terjadi pada seseorang. Misalkan saja seperti obat demam, diare, larutan oralit, obat luka bakar, obat flu, dan obat meredakan nyeri serta peradangan. Kamu juga bisa siapkan salep antibiotik agar luka bisa memerangi bakteri. Sehingga waktu penyembuhannya akan lebih cepat.

4. Cairan Pembersih Tangan

Cairan ini berfungsi sebagai pembersih tangan dari berbagai kuman dan bakteri. Kamu juga bisa gunakan cairan pembersih atau akrab disebut hand sanitizer sebagai alternatif dalam mencuci tangan.

5. Perekat Perban

Agar luka tidak berkembang menjadi infeksi, maka tutuplah dengan perekat perban yang sifatnya tidak lengkap. Perekat ini disebut adhesive cloth tape.

6. Gunting

Tentunya gunting juga sangat diperlukan pada berbagai kondisi seperti untuk memotong perekat atau perban. Fungsi lainnya yaitu menggunting pakaian seseorang sehingga penanganan lukanya akan lebih mudah.

7. Senter

Senter digunakan untuk pendeteksian cedera yang berada di area gelap. Misalkan seperti lubang hidung, tenggorokan, dan juga lubang telinga.

8. Pinset

Tentunya ini bukan pinset yang digunakan untuk mencabut uban orang tua kamu. Melainkan untuk mengambil berbagai objek asing yang ukurannya kecil di dalam tubuh seperti serpihan kayu, duri, dan lainnya.

9. Buku Panduan

Dalam menangani korban agar tetap sesuai prosedur, maka siapkanlah buku panduan. Meskipun kadang ini adalah hal tidak penting, namun tetaplah menaati peraturan. Misalkan saja seperti penggunaan alat ataupun obat yang ada di dalam kotak P3K tersebut.

Hal yang Dilakukan Saat Terjadi Kecelakaan

1. Bersikap Tenang


Bersikap Tenang Saat Terjadi Kecelakaan


Janganlah bersikap panik saat kecelakaan terjadi. Berusahalah untuk menenangkan diri agar kamu bisa memberikan pertolongan pertama. Sebab jika pikiran tidak jernih pastinya kamu akan kesulitan untuk mengkondisikan kembali situasi tersebut.

Ini juga bagian pertolongan paling tepat yaitu menghubungi nomor darurat kecelakaan. Apabila ponsel kamu berada di luar jangkauan, segeralah minta orang lain menghubungi nomor darurat tersebut.

3. Menjauhkan Diri dari Titik Kecelakaan


Menjauhkan Diri dari Titik Kecelakaan


Hal yang paling ditakutkan adalah kondisi sekitar yang sulit dikendalikan. Apalagi saat terjadi kecelakaan beruntun. Tentunya potensi terjadinya kebakaran akan lebih besar. sehingga kamu diminta untuk menjauhkan diri dari lokasi tersebut.

Jauhkan juga diri dari benda lainnya seperti bensin. Sebab hal tersebut bisa memicu terjadinya bahaya lain yang bahkan jauh lebih buruk. Apalagi adanya percikan api dari asap puntung rokok seseorang disekitar kamu.

4. Periksa Kondisi Korban

Selanjutnya yaitu kamu memastikan apakan korban baik-baik saja atau perlu diberikan obat-obatan segera. Apabila korban merasa sangat kesulitan untuk bernapas, maka lepaskanlah semua benda yang terikat pada tubuhnya. Lalu tarik korban tersebut keluar lokasi. Apalagi saat tenaga medis masih belum ada di tempat kejadian.

Itulah daftar penting perlengkapan P3K beserta kegunaannya masing-masing. Kami juga telah menyajikan hal-hal yang bisa dilakukan ketika terjadi kecelakaan atau bahaya. Sehingga dengan panduan tersebut kamu bisa lebih siap siaga saat terjadi bahaya pada orang lain maupun diri sendiri.


Share :





Artikel Lain


Saat ini Indonesia berada di peringkat kelima negara dengan kekurangan gizi sedunia. Data Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa saat ini sekitar 900 ribu jiwa dari total 23 juta balita di seluruh Indonesia menderita kekurangan gizi. Dampak kekurangan gizi buruk tersebut tak hanya berimbas terhadap bentuk tubuh yang pendek maupun kurus, namun juga berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan sehingga ikut menurunkan kualitas sumber daya manusia.

Selengkapnya

Menjaga kesehatan anak di era digital mengalami banyak tantangan. Maraknya perkembangan teknologi dan gawai canggih membuat orang tua mesti putar akal agar anak-anak mereka tetap aktif dan sehat. Pasalnya, saat ini anak kian betah berlama-lama bermain dengan gawai. Akibatnya, anak akan menjadi tidak aktif dan mengalami perkembangan motorik yang lambat.

Selengkapnya

Tanggal 10 Oktober lalu bertepatan dengan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Seluruh dunia mulai membahas pentingnya kesehatan mental seperti depresi, stres, gelisah dan perubahan suasana hati. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia yang hidup dengan depresi.

Selengkapnya

Powered by
Member of Sinar Mas

Pilihan Pembayaran

Disclaimer | Copyright 2018 PT Asuransi Simas Jiwa

PT Asuransi Simas Jiwa telah terdaftar dan diawasi oleh

Follow Us
Version 2.3.5

Powered by
Member of Sinar Mas

Pilihan Pembayaran


PT Asuransi Simas Jiwa telah terdaftar dan diawasi oleh
Follow Us
Copyright 2022 PT Asuransi Simas Jiwa
Version 2.7.0
klikasuransiku.com - 2022