Empat Cara Menjaga Kesehatan Mental

image

Tanggal 10 Oktober lalu bertepatan dengan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Seluruh dunia mulai membahas pentingnya kesehatan mental seperti depresi, stres, gelisah dan perubahan suasana hati. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia yang hidup dengan depresi.


Bagi yang tinggal di kota-kota besar memang harus memiliki mental yang kuat. Tinggal di kota besar berarti harus siap dengan tekanan ekonomi dan daya saing. Terlebih seiring bertambahnya usia, tentunya permasalahan hidup akan semakin rumit. Agar kesehatan mental selalu terjaga, hal-hal ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


1. Halau rasa kesepian dengan bercerita.

Merasa kesepian dapat memicu stres dan cenderung terjadi berulang saat seseorang sedang mengalami suatu masalah. Stres kronis akibat merasa kesepian dapat meningkatkan kecenderungan seseorang untuk bunuh diri. Karena itu, bagi yang sedang merasa kesepian dapat menghalau perasaan tersebut melalui kontak antar-individu. Walaupun perasaan hati tidak enak, tetaplah berusaha berhubungan dengan orang lain.


2. Bersikap optimis dan memaafkan diri sendiri.

Setiap manusia pasti melakukan kesalahan. Sehingga penting untuk memaafkan diri sendiri dan orang lain agar terhindar dari stres. Selain itu, sebaiknya mulai berlatih memfokuskan diri pada hal-hal positif agar perasaan dapat lebih senang dan optimis tentang situasi sekarang serta masa depan.


3. Menerapkan kebiasaan sehat di tempat kerja.

Menurut Eksekutif Kesehatan dan Keselamatan Inggris, sekitar 526.000 karyawan menderita stres, depresi, atau kecemasan karena pekerjaan. Karena itu, perlu melakukan kebiasaan sehat di tempat kerja agar terhindar dari hal tersebut. Beberapa di antaranya adalah beristirahat saat makan siang agar setelah makan siang dapat menghasilkan kinerja yang lebih tinggi dan stabil. Selain itu, biasakan untuk fokus pada tugas yang ada. Melakukan banyak hal dalam satu waktu (multitasking) adalah kesalahan dan bisa mengacaukan pikiran.


4. Rutin bergerak agar mood membaik.

Bad mood melanda sepanjang minggu? Mungkin itu saatnya untuk melakukan aktivitas fisik. Olahraga ringan seperti membersihkan rumah atau jalan-jalan di sekitar komplek rumah selama 30- 60 menit dalam 3-5 hari seminggu dapat mengurangi risiko memburuknya kondisi mental sebesar 43 persen.


Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Jadi ayo mulai menjaga kesehatan keduanya untuk hidup yang lebih baik.



Share :





Artikel Lain


Saat ini Indonesia berada di peringkat kelima negara dengan kekurangan gizi sedunia. Data Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa saat ini sekitar 900 ribu jiwa dari total 23 juta balita di seluruh Indonesia menderita kekurangan gizi. Dampak kekurangan gizi buruk tersebut tak hanya berimbas terhadap bentuk tubuh yang pendek maupun kurus, namun juga berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan sehingga ikut menurunkan kualitas sumber daya manusia.

Selengkapnya

Menjaga kesehatan anak di era digital mengalami banyak tantangan. Maraknya perkembangan teknologi dan gawai canggih membuat orang tua mesti putar akal agar anak-anak mereka tetap aktif dan sehat. Pasalnya, saat ini anak kian betah berlama-lama bermain dengan gawai. Akibatnya, anak akan menjadi tidak aktif dan mengalami perkembangan motorik yang lambat.

Selengkapnya

Tanggal 10 Oktober lalu bertepatan dengan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Seluruh dunia mulai membahas pentingnya kesehatan mental seperti depresi, stres, gelisah dan perubahan suasana hati. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia yang hidup dengan depresi.

Selengkapnya

Powered by
Member of Sinar Mas

Pilihan Pembayaran

Disclaimer | Copyright 2018 PT Asuransi Simas Jiwa

PT Asuransi Simas Jiwa telah terdaftar dan diawasi oleh

Follow Us
Version 2.3.5

Powered by
Member of Sinar Mas

Pilihan Pembayaran


PT Asuransi Simas Jiwa telah terdaftar dan diawasi oleh
Follow Us
Copyright 2022 PT Asuransi Simas Jiwa
Version 2.7.0
klikasuransiku.com - 2022