4 Skin Care Yang Digunakan Ratusan Tahun Yang Lalu

image

Di masa sekarang produk-produk skin care telah menjadi kebutuhan sehari-hari khususnya buat para wanita. Mulai dari harga puluhan ribu hingga jutaan rupiah sangat mudah dijumpai di pasaran. Namun tahukah kamu jika kebudayaan jaman dulu juga sebenarnya sudah mengenal skin care. Dengan bahan-bahan yang disediakan oleh alam orang-orang pada saat itu juga memperhatikan kesehatan kulitnya.


1. Minyak Zaitun

Minyak Zaitun sudah lazim digunakan pada masyarakat Yunani dan Romawi kuno. Minyak ini berfungsi untuk menjaga keremajaan dan kelembaban kulit. Selain itu minyak yang kaya akan kandungan vitamin E ini juga bisa digunakan pada rambut maupun diminum.


2. Susu

Kamu pastinya sudah pernah mendengar nama Cleopatra. Dia adalah penguasa tanah Mesir di sekitar abad 30 SM yang terkenal akan kecantikannya. Ritual mandi susu ratu Mesir ini pernah dituliskan oleh dokter Yunani Kuno bernama Hippocrates yang mengatakan dibutuhkan 700 ekor keledai untuk memproduksi susu tersebut. Manfaat yang bisa didapat dari mandi susu ini adalah kulit menjadi halus dan tampak cerah.


3. Gula

Jika kamu adalah orang yang merawat kulit secara rutin, kamu pasti pernah mendengar istilah sugar wax. Ini adalah metode pencabutan bulu-bulu di area tubuh tertentu dengan menggunakan gula yang telah diolah sedemikian rupa dengan campuran madu. Ternyata metode ini juga telah dipraktekan oleh bangsa Persia kuno.


4. Air Beras

Sekarang kita beralih ke Tiongkok. Di sana air beras merupakan rahasia yang diberikan secara turun temurun dari nenek moyang untuk merawat kulit, khususnya pada bagian wajah. Para wanita biasa menggunakan air beras saat membersihkan wajah dengan tujuan untuk mencerahkan wajah, meredakan iritasi dan menyembuhkan jerawat.



Share :





Artikel Lain


Saat ini Indonesia berada di peringkat kelima negara dengan kekurangan gizi sedunia. Data Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa saat ini sekitar 900 ribu jiwa dari total 23 juta balita di seluruh Indonesia menderita kekurangan gizi. Dampak kekurangan gizi buruk tersebut tak hanya berimbas terhadap bentuk tubuh yang pendek maupun kurus, namun juga berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan sehingga ikut menurunkan kualitas sumber daya manusia.

Selengkapnya

Menjaga kesehatan anak di era digital mengalami banyak tantangan. Maraknya perkembangan teknologi dan gawai canggih membuat orang tua mesti putar akal agar anak-anak mereka tetap aktif dan sehat. Pasalnya, saat ini anak kian betah berlama-lama bermain dengan gawai. Akibatnya, anak akan menjadi tidak aktif dan mengalami perkembangan motorik yang lambat.

Selengkapnya

Tanggal 10 Oktober lalu bertepatan dengan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Seluruh dunia mulai membahas pentingnya kesehatan mental seperti depresi, stres, gelisah dan perubahan suasana hati. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia yang hidup dengan depresi.

Selengkapnya

Powered by
Member of Sinar Mas

Pilihan Pembayaran

Disclaimer | Copyright 2018 PT Asuransi Simas Jiwa

PT Asuransi Simas Jiwa telah terdaftar dan diawasi oleh

Follow Us
Version 2.3.5

Powered by
Member of Sinar Mas

Pilihan Pembayaran


PT Asuransi Simas Jiwa telah terdaftar dan diawasi oleh
Follow Us
Copyright 2022 PT Asuransi Simas Jiwa
Version 2.7.0
klikasuransiku.com - 2022