INVESTASI EMAS VS INVESTASI REKSA DANA, LEBIH UNTUNG MANA?

image

Semua orang memiliki tujuan finansial masing-masing. Untuk mencapainya, mereka memilih berbagai jalan, salah satunya adalah dengan berinvestasi.

Saat ini ragam investasi telah tersedia dan dengan modal yang terjangkau. Salah satu investasi yang bisa dimulai dengan modal terjangkau adalah investasi emas dan investasi reksa dana. Lalu mana yang lebih menguntungkan? Mari kita coba bahas secara singkat.


1. Keuntungan Investasi Emas

Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti mengenal investasi emas. Wajar saja, investasi emas sudah populer sejak dahulu kala dan dianggap sebagai bentuk investasi yang menguntungkan. Meskipun saat ini sudah banyak bermunculan instrumen investasi, tapi tetap kalah pamor dengan investasi emas.

Lalu apa saja yang membuat investasi emas menguntungkan?

  1. Harganya cenderung lebih stabil
    Sulit dimungkiri kenyataan bahwa nilai emas memang cenderung stabil dibandingkan instrumen investasi yang lain. Inilah alasan yang sering digunakan oleh sebagian besar orang untuk tetap setia berinvestasi emas. Bahkan, di berbagai tempat, saat ketidakpastian politik dan ekonomi terjadi, sebagian besar orang akan berlomba-lomba berinvestasi emas untuk mengamankan harta kekayaan.
  2. Eksistensinya diterima di seluruh dunia
    Keberadaan emas sebagai logam mulia diakui oleh hampir di seluruh dunia, bahkan bisa menjadi alat pembayaran yang sah di berbagai belahan bumi manapun.
  3. Instrumen investasi yang likuid
    Karena sudah dikenal sejak zaman dahulu kala, emas mudah untuk dijual kembali guna mendapatkan uang tunai. Sifat emas yang universal dianggap paling menguntungkan buat mereka yang butuh uang dalam waktu cepat


2. Kelemahan Investasi Emas

Meskipun dianggap investasi yang menguntungkan, tetapi investasi emas tetap memiliki kelemahan. Antara lain:

  1. Keuntungan yang sedikit
    Karena minim risiko, keuntungan yang diperoleh dari investasi emas tidak besar. Meskipun harga emas sedang merangkak naik, namun pergerakan harganya cenderung lambat. Jadi, jika memutuskan untuk berinvestasi emas sebaiknya tidak berharap mendapatkan keuntungan besar.
  2. Bukan pendapatan pasif
    Jika deposito atau obligasi dapat memberikan bunga setiap tahunnya, kebalikannya investasi emas tidak menghasilkan hal tersebut. Keuntungan yang bisa diperoleh dari investasi emas harga jual kembali. Meskipun demikian, harga emas bisa saja turun karena berbagai hal sehingga saat akan menjualnya kembali harga yang didapatkan justru berkurang dari harga ketika membeli.


3. Keuntungan Investasi Reksa Dana

Minat masyarakat terhadap investasi reksa dana mulai tinggi. Banyak orang berniat memulainya, tapi ragu-ragu untuk memulai. Alasannya beragam, mulai dari bingung cara memulainya hingga takut akan risikonya.

Reksa dana adalah instrumen investasi yang menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan dalam portofolio efek, contohnya seperti surat berharga komersial, saham, obligasi, hingga deposito.

Secara sederhana, investasi reksa dana adalah membeli produk surat-surat berharga dengan harapan produk tersebut akan terus meningkat nilainya di masa depan sehingga memberikan keuntungan.

Produk reksa dana beragam jenisnya, antara lain reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana campuran, dan reksa dana indeks.

Lalu, apa saja keuntungan dari investasi reksa dana?

  1. Memperoleh capital gain
    Saat seseorang telah memiliki produk reksa dana, ia akan memperoleh keuntungan dari harga jual kembali yag lebih tinggi dari harga beli.
  2. Keuntungan dari dividen saham
    Pemilik produk reksa dana juga akan mendapat keuntungan dari pemberian dividen saham ataupun bunga.
  3. Modal yang sangat rendah
    Investasi reksa dana kian digemari karena memerlukan modal yang rendah. Mulai dari Rp100.000, seseorang bisa mulai berinvestasi.
  4. Tidak dimasukkan sebagai objek pajak
    Keuntungan ini mungkin yang paling menarik, yaitu bebas pajak. Jika seseorang memperoleh hasil dari penjualan produk reksa dana yang dimilikinya, ia tidak akan dikenakan pajak.


4. Kelemahan Investasi Reksa Dana

Walau kian populer, ada beberapa hal yang menjadi kelemahan dari investasi reksa dana. Antara lain:

  1. Pembelian dan penjualan dikenakan biaya
    Setiap akan melakukan pembelian produk reksa dana, akan ada biaya pembelian (subscription fee), begitu pula saat akan menjual kembali akan ada biaya penjualan kembali (redemption fee).
  2. Keuntungan tidak besar
    Meskipun ada reksa dana saham, tapi hasil yang diperoleh dari reksa dana tidak sebesar investasi saham.
Untuk memulai masa depan yang sejahtera, maka investasi perlu dilakukan sejak sekarang. Selain investasi emas dan investasi reksa dana, asuransi jiwa dan asuransi juga merupakan bentuk investasi. Dengan memiliki dua produk asuransi tersebut, maka Anda telah menempatkan keluarga dalam rasa aman.

Miliki produk asuransi kesehatan dan asuransi jiwa secara online dengan mengunjungi laman www.klikasuransiku.com, kurang dari 15 menit, asuransi kesehatan sudah berhasil dimiliki. Dengan membeli asuransi secara online, segala prosesnya menjadi lebih cepat dan lebih mudah. Bahkan nilai premi bisa disesuaikan dengan kebutuhan finansial keluarga.



Share :





Artikel Lain


Empat Rekomendasi Buku Investasi

Selengkapnya

Mudah Belajar Menabung Dengan Metode Ini

Selengkapnya

Investasi Sebagai Bagian Perencanaan Keuangan Keluarga

Selengkapnya

Powered by
Member of Sinar Mas

Pilihan Pembayaran

Disclaimer | Copyright 2018 PT Asuransi Simas Jiwa

PT Asuransi Simas Jiwa telah terdaftar dan diawasi oleh

Follow Us

Powered by
Member of Sinar Mas

Pilihan Pembayaran


PT Asuransi Simas Jiwa telah terdaftar dan diawasi oleh
Follow Us
Copyright 2018 PT Asuransi Simas Jiwa
klikasuransiku.com - 2018