5 KEBUTUHAN DANA BAGI KELUARGA MUDA


Memutuskan untuk menikah artinya sudah siap dengan segala perubahan besar yang akan terjadi. Mulai dari gaya hidup, metode berkomunikasi, hingga seputar keuangan keluarga.

Tidak sedikit pasangan muda yang mengeluhkan sulitnya mengelola keuangan di periode-periode awal kehidupan berumah tangga. Bukan karena penghasilan tidak cukup, tapi karena semakin sulitnya untuk menabung. Alasannya, kebutuhan semakin banyak. Ditambah lagi dengan kehadiran anak, maka semakin banyak pula kebutuhan yang harus dipenuhi.

Oleh karena itu, ketika seseorang akan memutuskan untuk menikah dan berkeluarga, ada beberapa kebutuhan yang harus menjadi prioritas.

  1. Kebutuhan dana tempat tinggal
    Kebutuhan tempat tinggal atau perumahan adalah salah satu kebutuhan dasar. Jika memutuskan akan menikah dan berkeluarga, maka kebutuhan pembelian rumah ini harus menjadi prioritas pertama. Alasannya, harga rumah selalu naik setiap tahunnya. Sehingga semakin menunda untuk membeli rumah, maka akan semakin sulit untuk memilikinya. Salah satu cara yang bisa dimanfaatkan adalah fasilitas kredit perumahan.

  2. Kebutuhan dana asuransi
    Ketika memutuskan untuk menikah dan berkeluarga, artinya ada seorang laki-laki akan memiliki tanggungan, yaitu istri dan anak. Jika seorang suami adalah pencari nafkah utama, maka wajib untuk melindungi diri dengan asuransi jiwa. Tujuannya adalah saat pencari nafkah utama jatuh sakit atau sampai meninggal dunia, kondisi keuangan keluarga tidak perlu terguncang.

    Saat ini sudah banyak pilihan asuransi jiwa yang dapat dipilih sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran. Contohnya adalah asuransi Simas Jiwa yang menyediakan layanan pembelian secara online. Cukup masuk ke laman www.klikasuransiku.com, kurang dari 15 menit, produk asuransi sudah berhasil dimiliki.

  3. Kebutuhan dana pendidikan
    Memiliki anak artinya harus mulai memikirkan bagaimana pendidikannya di masa depan. Sehingga menyiapkan dana pendidikan harus menjadi prioritas. Menyiapkan kebutuhan dana pendidikan anak dapat dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari asuransi pendidikan atau berinvestasi di produk finansial, seperti reksadana, saham, ataupun emas.

  4. Kebutuhan dana darurat
    Berbagai kebutuhan tidak terduga akan selalu menghampiri. Mulai dari renovasi rumah, servis kendaraan, keluarga jatuh sakit, dan lain sebagainya. Dengan memiliki dana darurat, seseorang tidak perlu terjerat hutang. Sisihkan minimal 10% dari penghasilan bulanan ke sebuah rekening khusus, kumpulkan secara bertahap hingga bisa mencapai jumlah ideal, yaitu minimal enam kali dari pengeluaran bulanan.

  5. Kebutuhan dana pensiun
    Kebutuhan dana pensiun adalah rencana keuangan jangka panjang. Tujuannya adalah untuk meraih masa tua yang damai dan sejahtera. Mulailah menentukan target usia pensiun dan hitung berapa kebutuhan dana pensiun yang dibutuhkan. Untuk mengumpulkan dana pensiun adalah dengan berinvestasi, seperti saham, reksadana, logam mulia, atau properti.
Dengan mengetahui kebutuhan yang tepat, maka perencanaan finansial akan lebih cermat.


Share :





Artikel Lain


Empat Rekomendasi Buku Investasi

Selengkapnya

Mudah Belajar Menabung Dengan Metode Ini

Selengkapnya

Investasi Sebagai Bagian Perencanaan Keuangan Keluarga

Selengkapnya

Powered by
Member of Sinar Mas

Pilihan Pembayaran

Disclaimer | Copyright 2018 PT Asuransi Simas Jiwa

PT Asuransi Simas Jiwa telah terdaftar dan diawasi oleh

Follow Us

Powered by
Member of Sinar Mas

Pilihan Pembayaran


PT Asuransi Simas Jiwa telah terdaftar dan diawasi oleh
Follow Us
Copyright 2018 PT Asuransi Simas Jiwa
klikasuransiku.com - 2018