MANFAAT DONGENG BAGI TUMBUH KEMBANG ANAK


Tak banyak yang mengetahui bahwa tiap tanggal 20 Maret diperingati sebagai World Storytelling Day atau Hari Dongeng Sedunia. Peringatan ini berakar dari Hari Mendongeng Nasional di Swedia pada tahun 1991, yang bertujuan untuk mengenalkan dongeng sebagai sebuah seni pada orang banyak.

Aktivitas mendongeng direkomendasikan oleh para ahli parenting di seluruh dunia sebagai salah satu sarana penting dalam pola pengasuhan anak. Alasannya, berbagai penelitian telah membuktikan manfaat dongeng bagi perkembangan psikologis sehingga bisa membantu tumbuh kembang anak di masa mendatang.

Namun, seiring perkembangan zaman, banyak orang tua yang meninggalkan budaya mendongeng untuk anak. Kini orang tua lebih suka memanfaatkan teknologi digital untuk menghibur sang buah hati daripada mendongeng menggunakan buku bacaan.

Berikut ini beberapa manfaat dari aktivitas mendongeng.

  1. Membantu anak untuk mengembangkan imajinasi
    Imajinasi sangat penting bagi perkembangan daya pikir anak untuk berpikir kreatif dan membantu anak untuk terampil berkomunikasi dengan orang lain. Pada saat mendengarkan dongeng, pikiran anak akan terangsang untuk menggambarkan situasi seperti yang ia dengar.

  2. Membantu anak memperkaya kosakata
    Sejak usia dua tahun, anak-anak sudah belajar memahami berbagai kosakata yang didengarnya sehari-hari. Mendengarkan orang tua mendongeng untuk sang anak akan memperkaya kosakata yang dimilikinya. Anak juga akan mempelajari kalimat-kalimat yang lebih kompleks dan dalam konteks berbeda melalui dongeng yang didengarnya. Tabungan kosakata ini tentunya akan anak dalam mengekspresikan perasaan atau apapun yang sedang ia pikirkan. Hasilnya, anak akan lebih terampil berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.

  3. Menanamkan etika dan nilai-nilai kehidupan
    Melalui aktivitas mendongeng, anak akan belajar nilai-nilai kehidupan, seperti kerendahan hati, kejujuran, empati, toleransi, dan tolong-menolong. Pesan-pesan moral itu tentunya hanya bisa didapatkan jika orang tua selektif dalam memilih buku dongeng yang akan dibacakannya.

  4. Merangsang minat baca anak
    Saat anak mulai antusias setelah mendengar satu dongeng, ia kemudian akan tertarik untuk mendengar dongeng yang lain. Pada kesempatan ini, orang tua dapat mulai memperkenalkan berbagai buku bacaan anak.

  5. Mendekatkan hubungan emosional antara orang tua dan anak
    Saat orang tua meluangkan waktunya setelah beraktivitas sehari-hari untuk membacakan mendongeng, anak akan merasa disayangi dan diperhatikan. Momen kedekatan fisik dan emosional dengan orang tua inilah yang cenderung akan membuat anak lebih stabil emosinya. Kematangan emosional ini akan membuat anak lebih percaya diri.

Setelah mengetahui berbagai manfaat dari aktivitas mendongeng, sudah siap mendongeng untuk si kecil?


Share :





Artikel Lain


Enam Cara Murah untuk Memenuhi Gizi Keluarga

Selengkapnya

Tips Menjaga Kesehatan Anak Di Era Digital

Selengkapnya

Empat Cara Menjaga Kesehatan Mental

Selengkapnya

Powered by
Member of Sinar Mas

Pilihan Pembayaran

Disclaimer | Copyright 2018 PT Asuransi Simas Jiwa

PT Asuransi Simas Jiwa telah terdaftar dan diawasi oleh

Follow Us

Powered by
Member of Sinar Mas

Pilihan Pembayaran


PT Asuransi Simas Jiwa telah terdaftar dan diawasi oleh
Follow Us
Copyright 2018 PT Asuransi Simas Jiwa
klikasuransiku.com - 2018